topbella

Jumat, 02 September 2011

Bangkitlah Wahai Saudariku... { Inni Uhibbuki Fillah }

Seringkali kita perlu menangis agar kita dapat memahami bahwa hidup ini bukan sekedar untuk tertawa dan terkadang kita perlu tertawa agar dapat memahami betapa mahalnya nilai air mata..
Wahai ukhty, jika saat ini engkau merasakan betapa gelapnya disekelilingmu
maka tidakkah engkau curiga bahwa engkau merupakan penerang bagi mereka?? Jadilah berlian ditengah-tengah kotoran, sebab berlian ditengah-tengah berlian merupakan hal biasa. Namun berlian ditengah-tengah kotoran merupakan hal yang luar biasa. Maka bangkitlah yaa ukhty ! Tinggalkanlah segala keluh dan mulailah bersinar... Adapun jika engkau masih merasa sulit untuk itu, tetaplah tersenyum dan janganlah bersedih sebab setidaknya engkau telah mampu untuk menjadi penerang bagi dirimu sendiri. Yakinlah bahwa qaddarullah itu indah dan akan indah pada waktunya. Ujian yang menerpamu tidaklah lain merupakan ujian yang hendak membuktikan seberapa besarkah kesungguhanmu dalam menghadapinya. Jika engkau bersungguh-sungguh maka engkau tak akan berputus asa dan Allah akan mendatangkan pertolonganNya, yakinlah janji Allah itu haq. Bukankah dalam setiap kesulitan ada kemudahan?? Maka kokohkanlah langkahmu yaa ukhty. Sungguh kita tak pernah tahu ada apa dibalik skenario ini, namun yang harus kita yakini ialah bahwa selalu ada pelajaran dan hikmah pada setiap episode kehidupan kita. Wahai saudariku, simaklah untaian kata berikut....

Orang yang beriman selalu punya cara tersendiri untuk menata hatinya,
Meski berlawanan dengan apa yang ia terima dalam kehidupan.
Saat mendapat musibah, air matanya mungkin menetes, namun hatinya terilhami untuk meyakini bahwa apa yang diberikan Allah padanya pastilah yang terbaik baginya.
Fisiknya mungkin lelah, pikirnya mungkin penat, namun tidak dengan hatinya yang terus yakin bahwa apabila ia sedang diuji oleh Allah itu adalah tanda bahwa Allah masih sayang kepadanya.
Subhanallah...
Semoga kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang pandai bersyukur & bersabar... Aamiin.

Yaa ukhty, apakah engkau masih ingat kata-kata indah itu?? Seuntaian kata motivasi yang pernah anty kirim 2 tahun lalu tatkala diri ini sedang dirundung gelisah dan sedih. Pesan singkat yang 2 tahun lalu engkau kirim itu masih tersimpan rapi dalam pesan tersimpan phone seluler yang aku gunakan.
Ukhty, dimanakah sosokmu yang dahulu aku kenal ?
Engkau yang memandang bahwa dunia ini hanyalah sebuah tempat persinggahan semata, engkau yang begitu istiqomah dengan hijabmu, engkau yang selalu merindukan kampung halaman kita, engkau yang lemah-lembut dan menjaga adab, engkau yang pantang untuk ikhtilat, engkau yang pemalu tatkala berhadapan ataupun berbicara dengan seorang ikhwan, dimanakah sosokmu yang dulu wahai saudariku?? Sosokmu yang aku kenal 2 tahun lalu. Tidakkah engkau sadar betapa rindunya saudarimu ini akan sosok saudarinya yang dulu ?? Saudari yang dapat saling menguatkan di atas al haq..
Sadar atau tidak, namun ketehuilah bahwa apa yang menimpamu saat ini merupakan akibat dari pilihan yang engkau putuskan dimasa lalu. Sedih, keterpurukan, kegelisahan hingga bahagiamu hari ini merupakan pilihan yang telah engkau ambil. Namun bukan berarti kita selamanya harus berdiam dalam keterjatuhan ! Masih ada pilihan yang tersedia dan akan selalu ada pilihan dalam hidup. Tergantung kita, apakah ingin bangkit dari keterjatuhan tersebut ataukah hanya meratapi diri dalam kemalangan. Tak ada kata terlambat wahai saudariku, mulailah untuk bangkit dan menjadilah muslimah yang bijak dalam menentukan pilihan.

Wahai saudariku, tersenyumlah ! Di sana ada Dzat yang sangat menyayangi dan mengabulkan permintaanmu. Berdo'alah padaNya. Dia selalu ada tatkala orang yang kau harapkan kehadirannya pergi meninggalkanmu. Dialah Dzat yang sangat menyayangimu tatkala orang yang engkau harapkan kasih sayang dan perhatiannya berpaling darimu. Sungguh Dia maha berterima kasih dengan sedikit saja dari ketaatan yang engkau lakukan ditengah-tengah tumpukan maksiat yang hampir saja menjatuhimu.

Kini, biarkan aku membantumu mengumpulkan serpihan-serpihan semangat yang dulu ada... Izinkanlah aku menjadi penopang dalam keterjatuhanmu... Sambutlah uluran tanganku yaa ukhty fillah... Marilah kembali berjalan bersama di atas al haq menuju kampung halaman tercinta

4 ulasan :

Thuwalibah mengatakan...

^tabassum^

vheytha mengatakan...

subhanallah... memotivasi ukh :) salam kenal ukh

vheytha mengatakan...

ukh tukar link ya..udah q pasang diblogq :)

Akhwat's Note mengatakan...

Salam kenal balik yaa ukhty.... Jazaakillahu khoirr

Posting Komentar

About Me

Foto Saya
Akhwat's Note
Just an ordinary girl...
Lihat profil lengkapku