topbella

Kamis, 10 April 2014

Jika Kau Mencintaiku, Tinggalkan Aku

Jika kau mencintaiku…
Jahuilah aku…
Biarkan masing-masing dari kita dalam keta’atan…
Membiarkan diri menjemput takdir…
Mencintai sepenuh hati Dzat Pemberi Cinta dan Maha Mencintai…

Jika kau mencintaiku…
Jangan hiraukan aku…
Biar hati ini tak beharap…
Biar pikir ini tak berkhayal…
Karena semua telah ditetapkan…
Aku tak ingin mendahului takdir…

Jika kau mencintaiku…
Cintailah aku karena Allah…
Dzat yang abadi…
Agar tak pernah musnah cintaku padamu…


NB : Catatan yang ditemukan tergeletak tak berdaya di depan asrama akhowat ghurfah 3 juday 2 selepas  tahfidz subuh. 

Piyungan, 9 April 2014
Read More..

Sabtu, 29 Maret 2014

Wahai Saudariku... Pancarkanlah Cahayamu !


Jadilah wanita mulia bak permata di sisi Allah 

Bersabar dalam keta'atan dan senantiasa menebar senyuman 

Renda hatilah kepada manusia sekalipun ia mendzolimimu

Serta janganlah biarkan orang lain merasakan kepahitan yang pernah 
engkau rasakan dari mereka
Read More..

Minggu, 16 Maret 2014

Merantaulah ( Nasehat indah Imam Syafi'i -rahimahullah-)

مَا فِي المُقَامِ لِذِيْ عَقْلٍ وَذِيْ أَدَبٍ                                مِنْ رَاحَةٍ فَدعِ الأَوْطَانَ واغْتَرِب

سَافِرْ تَجِدْ عِوَضاً عَمَّنْ تُفَارِقُهُ                            وَانْصَبْ فَإنَّ لَذِيذَ الْعَيْشِ فِي النَّصَبِ

إِنِّي رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءَ يُفْسِدُهُ                             إِنْ سَاحَ طَابَ وَإنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ

وَالأُسْدُ لَوْلَا فِرَاقُ الأَرْضِ مَا افْتَرَسَتْ                     وَالسَّهْمُ لَوْلَا فِرَاقُ القَوْسِ لَمْ يُصِبْ

وَالشَّمْسُ لَوْ وَقَفَتْ فِي الفُلْكِ دَائِمَةً                      لَمَلَّهَا النَّاسُ مِنْ عُجْمٍ وَمِنَ عَرَبِ

وَالتُرْبُ كَالتُرْبِ مُلْقًى فِي أَمَاكِنِهِ                         وَالعُوْدُ فِي أَرْضِهِ نَوْعٌ مِنْ الحَطَبِ

Merantaulah...

Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Pergilah 'kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia 'kan keruh menggenang

Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran

Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang

Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan

(Imam Syafi'i -rahimahullah-)
Read More..

Sabtu, 22 Februari 2014

Tulus Itu Indah dan Riya Itu Bencana


Orang yang berhenti berjalan 

belum tentu karena ia tak ingin melanjutkan perjalanan 

Namun, boleh jadi demikinlah  caranya agar  tetap bertahan 



Read More..

Jumat, 31 Januari 2014

Surat Untuk Ayah


Ayah…
putrimu yang masih remaja kini telah tumbuh dewasa. Ia tidak lagi menjadi remaja yang berjalan tanpa arah.

Ayah…
Putri kecilmu yang manja kini telah mandiri. Ia tidak merendahkan diri dengan banyak meminta kepada manusia bahkan selalu berusaha melakukan pekerjaannya sendiri walaupun sukar dirasa.

Ayah…
Putrimu yang dulu masih terbata-bata membaca Kalamullah kini telah mampu membacanya. Bahkan, ia telah menghafalkannya. Sangat ingin ia memperdengarkan bacaannya kepadamu dan membuktikan bahwa bacaanya tidak kalah dengan bacaanmu. 

Ayah...
Aku merindukanmu…

Empat tahun berpisah namun kenapa rasa kehilangan itu baru dapat aku rasakan sekarang? 

Sangat bersemangat menuntut ilmu dan merasa dekat dengan-Nya membuatku merasa tidak membutuhkan perhatian manusia. Membuatku melupakan fithrohku sebagaimana gadis kebanyakan. 

Namun, kini aku tersadar bahwa aku hanyalah gadis biasa. Ada suatu masa dimana aku membutuhkan manusia untuk bersandar walaupun hal itu baru dapat aku rasakan sekarang. 

Kesibukan membuatku melupakan kesedihan yang seharusnya kurasakan. Membutku lupa, bahwa ternyata aku telah kehilangan sosok yang sangat memahamiku di bawah kolong langit, sosok yang selalu memberiku udzur tatkala orang-orang menyalahkan sikapku, sosok yang sering membuatku tersenyum tatkala aku bersedih, sosok tempatku bersandar dan berbagi kesah

Ayah... 
Aku merindukanmu…
Merindukan perlakuan yang tidak pernah lagi aku dapatkan setelah kepergianmu, rindu kasih sayang darimu, rindu kehangatan sikapmu, rindu untuk memelukmu dan menghirup wangi parfum kasturi milikmu

Ayah...
Kakak menjagaku dengan baik. Persis seperti yang dulu engkau katakan bahwa ia akan menjaga adik-adiknya jika kelak engkau telah tiada. Berada di sampingnya membuatku merasa melihatmu

Ayah, tunggu aku…
Tak lama lagi aku akan menyusulmu. Lihatlah perjuanganku ! seberapa besar aku berusaha agar kita dapat kembali berkumpul sebagaimana di dunia, menjadi anak sholihah agar dapat menunggumu di depan pintu Surga dan tak akan masuk sebelum kedua orang tuanya ikut masuk bersamanya. 

Ayah...
Maafkan aku yang tidak dapat membahagiakanmu dengan gelar tinggi di dunia sebagaimana seorang anak kebanyakan. Namun suatu saat aku akan membuatmu bangga dengan kado istimewa yang aku persiapkan untukmu di saat semua manusia berkumpul dan tertunduk kaku.

''Yaa Rabb... Kumpulkanlah aku dan keluargaku dalam kenikmatan abadi sebagaimana Engkau mempertemukan dan mengumpulkan kami di dunia di atas nikmat-Mu"
Read More..

Jumat, 24 Januari 2014

It's Time To Rise !!!

Bangkitlah dan berhentilah bermain ! 
Lihatlah ! orang yang dulu berjalan jauh di belakangmu kini telah berjalan mendahuluimu 
Aduhai malangnya dirimu padahal tidaklah sekarang ia tampak lebih utama malainkan dikarenakan ia banyak belajar darimu

Salah satu hal yang menyedihkan ialah tatkala kita berhenti berjalan karena kepayahan yang sangat sementara orang yang berubah menjadi jauh lebih baik melalui kita terus berjalan mendahului kita
Read More..

Kamis, 23 Januari 2014

Akibat Satu Dinar yang Haram

Dalam Musnad Imam Ahmad dari Ibnu Umar -radhiyallahu 'anhuma-, diriwayatkan bahwa Rasulullah -shalallahu 'alaihi wassalaam-bersabda yang artinya, "Barang siapa membeli baju seharga sepuluh dirham yang di dalamnya terdapat satu dirham haram maka Allah Ta'ala tidak akan menerima shalatnya selama ia memakai baju itu."
Ibnu Umar -radhiyallahu 'anhu- lalu menutup telinganya dengan dua jarinya seraya berkata, "Tuli-lah kedua telingaku ini jika ini tidak benar-benar aku dengar dari Nabi -shalallahu 'alaihi wassalaam- yang telah mengatakannya."
Read More..

Selasa, 31 Desember 2013

Berhentilah Besedih dan Tersenyumlah

Tersenyumlah… 
Jangan bersedih lagi. Engkau tampak begitu jelek jika sedang menangis. Tak akan ada seorang priapun yang akan mendekatimu jika melihat wajah jelekmu tatkala bersedih. Hei, bukankah engkau kuat? Sungguh engkau akan tampak lebih manis jika dengan senyum di wajahmu.

Berhentilah ! Jangan menitikkan air mata lagi. Allah memiliki cara tersendiri untuk kebahagiaanmu. Skenario yang indah telah tertulis untukmu. Allah tahu yang terbaik untukmu. Cukup jalani skenarioNya dengan baik maka kebahagiaan akan datang suatu hari nanti.

Tahukah engkau, terkadang kita menganggap bahwa garis hidup kita begitu suram dan sangat buruk bila dibanding wajah-wajah ceria wanita seusiamu. Namun tahukah engkau, bahwa itu merupakan pemikiran yang salah. Ternyata takdirmu tidaklah seburuk yang engkau pikirkan. Engkau bukanlah wanita dengan takdir terburuk. Sekarang bukalah pikiranmu. Analogikan garis kehudupanmu dengan kisah berikut.

Suatu ketika seorang ibu sedang berkutat dengan kain dan benang sulamannya di atas kursi dengan kacamata menghiasi wajahnya. Tiba-tiba sang anak yang belum masuk usia PAUD menghentikan aktivitas bermainnya lalu datang menghampiri sang ibu dengan alis berkerut. Dengan wajah polos dan menggemaskannya ia bertanya

Anak      :  “ ibu sedang apa?”
Ibu  : “Ibu sedang menyulam anakku sayang.” Sembari menyunggingkan senyum tulusnya
Anak     :  “menyulam ? menyulam apa ? tidaklah aku melihat kecuali sekumpulan benang ruwet. Tidak ada gambar yang indah sama sekali.”
Sang ibu hanya tersenyum lalu menatap sang bocah dengan tatapan teduhnya seraya berkata : “Bermainlah nak. Lanjutkalah permainanmu. Nanti, kalau ibu telah selesai mengerjakannya, ibu akan memanggilmu.” Sang bocah akhirnya kembali bermain dan mengabaikan keheranannya. Ibunya yang melihat bocah mungilnya bingung hanya tersenyum sembari melanjutkan sulamannya. Tak lama kemudian, sang ibu tersenyum melihat hasil sulamannya yang telah selesai. Iapun memanggil putri kecilnya untuk memperlihatkan hasil sulaman yang tadi terlihat begitu berantakan dengan kumpulan benang yang ruwet dari arah bawah. Ketika sang anak datang, sang ibu lekas mendudukkan putri mungilnya di atas pangkuannya. Alangkah terkejutnya sang anak melihat apa yang diperlihatkan oleh sang ibu. Bagaimana tidak, kumpulan benang ruwet yang tadi ia lihat dari bawah tatkala ibunya sedang menyulam, kini berubah menjadi pemandangan yang begitu indah. Sang ibupun mengecup pipi sang anak gemas dengan ekspresinya dan merasa puas karena hasil kerjanya telah selesai dengan baik.

*** 

Begitulah kita terhadap garis hidup kita. Kita bagaikan bocah kecil yang hanya dapat melihat sulaman kehidupan kita dari bawah. Tidaklah yang tampak kecuali takdir kehidupan yang ruwet padahal tanpa kita sadari, Allah sedang menyulam kebahagiaan yang indah untuk kita di atas ‘ArsNya. Terkadang kita merasa bahwa takdir Allah begitu tidak adil. Kita merasa bahwa masalah kita adalah masalah yang paling berat. Terkadang kitapun merasa bahwa kehidupan kita tak semulus dan seberuntung gadis yang lain. Yah, itulah anggapan kita. Anggapan seorang hamba yang buta akan skenario Sang Sutradara. Tahu apa kita tanpa ilmu? Namun satu hal yang harus kita yakini, ialah bahwa Allah memiliki caraNya tersendiri untuk kebahagiaan kita. Allah Maha Penyayang. Allah tahu setiap keinginan yang terbesit di hati kita. Allah tidak akan pernah membiarkan hambanya bersedih apalagi menitikan air mata disebabkan oleh suatu musibah kecuali PASTI ada hikmah di baliknya yang tidak ataupun belum kita ketahui. Saudariku, Ibu yang sangat mencintaimu tak akan tega melihatmu berlinang air mata. Ingatkah engkau, tatkala engkau berbicara dengan suara gemetar karena menahan tangisanmu, ibu yang di seberang sana juga ikut merasakan apa yang sedang engkau rasakan. Tatkala engkau menangis, ibupun akan menangis karena tidak tega melihat putrinya dalam kesedihan. Demikianpun sahabatmu. Dengan tampang iba, ia menatapmu, mendengar keluh kesahmu. Bahkan iapun ikut menitikan air mata bersamamu karena empati terhadap sahabat yang disayanginya. Lalu bagaimanakah dengan Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang ? Ketahuilah bahwa kasih sayang Allah jauh melebihi kasih sayang seorang ibu terhadap anak bayinya yang rela mati demi sang bayi. Allah Maha Penyayang. Allah Maha Mengetahui. Allah tahu yang terbaik untukmu sekalipun engkau menganggapnya buruk. Buruk dimatamu belum tentu buruk disisiNya bukan ?

 وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ 
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Sekarang, berhentilah menitikan air mata. Tersenyumlah ! Karena kamu punya Allah,  dan segala kepahitan akan berbuah indah pada waktunya

^^
Read More..

Minggu, 15 Desember 2013

Diam Itu Emas


 "Jika engkau duduk bersama orang bodoh, maka diamlah. Jika engkau duduk bersama ulama maka diamlah. Sesungguhnya diammu di hadapan orang bodoh akan menambah kebijaksanaanmu dan diammu di hadapan ulama akan menambah ilmumu."

[Hasan al Basri]
Read More..

Jumat, 06 Desember 2013

Love Because اللهُ

Inilah sebuah rasa khusus untuk mereka yang menjadi bagian dalam lembar kehidupannya...
Boleh saja ia sedang berada dalam keramaian,
Boleh saja jasad berada di tengah-tengah saudari seiman,
namun hatinya terus saja bersama mereka.
Saudari yang selama ini menjadi penyemangat dalam perjalanannya...
Sungguh, jikalau ada ratusan bahkan ribuan akhwat yang datang kepadanya dan siap merangkulnya untuk berjalan bersama mereka dengan sepenuh hati, sementara di seberang jalan sana ada seorang akhwat yang sedang menunggu, niscaya kan ditinggalkannya ribuan akhwat tersebut dan berjalan menuju seorang akhwat di seberang jalan sana dan menggenggam erat tangannya menuju kampung halaman abadi. Sebab ia tahu, bahwa akhwat tersebutlah saudarinya yang sesungguhnya.
Saudari yang ia pilih bukan karena cantiknya, bukan karena harta dan nasabnya, dan bukan pula hanya karena kebaikannya

Namun karena MANHAJUL HAQ ia memilihnnya


Bantul, Januari 2012
Read More..

Selasa, 26 November 2013

Suara Hati

Sungguh ia lemah... 

Dirinya tak sekuat pandangan orang 

Sungguh ia rapuh... 

Tak sekokoh kaki gunung 

Ia merindukan pelita sebagai penerang jalan 

Menantikan sang kawan sebagai teman sejalan 

Disaat ia memberikan separuh jiwa tuk sang kawan, sebenarnya ia pun menginginkannya... 

Terkadang ia berharap diperlakukan sebagaimana ia memperlakukan sang kawan 

Di seberang jalan sana sebenarnya ia menangis... 

Hatinya terluka 

Namun tak ada yang dapat ia lakukan selain tersenyum dan mengelus dada 

Lagi-lagi berusaha memaklumi walaupun ia tak pernah dimaklumi 

Demi kampung halaman, ia terus mencoba kokoh 

                               ***
Read More..

Minggu, 24 November 2013

Muhasabah

Wahai saudariku ! Hiasilah dirimu dengan akhlak mulia... 
Jagalah kehormatan dengan tidak berbicara yang tidak berfaidah, meminta dan banyak berkumpul dengan manusia...
akhwatsnoteRaja'bin Haiwah berkata : " Penuntut ilmu hadits wajib menghindar dari suka bermain, berbuat yang sia-sia dan bersikap merendahkan dalam majelis ilmu, seperti tertawa terbahak-bahak, membuat lelucon, dan selalu bersenda gurau ". Dari Abu Hurairah رَضِيَ اللهُ عَنْهُ , Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda : " Perbanyaklah mengingar penghancur kelezatan yakni al-maut"

Ketahuilah ! Seseorang yang senantiasa mengingat kematian akan sedikit bicaranya, baik kepribadiannya, sedikit tertawanya dan berlinang air matanya tatkala shalatnya. Wahai saudariku... Sungguh waktu terus berlalu dan waktu perjalananmu kan segera berhenti, maka perbekalan apakah yang telah engkau siapkan ??? Berazamlah ! Hari ini dan akan datang, harapkanlah ridhaNya semata sekalipun seluruh penduduk bumi menjahuimu teruslah istiqomah di atas jalanNya.  


Lainnya :
Hamba Allah

Read More..

Kamis, 24 Oktober 2013

Mutiara Hikmah

" Kematian sudah dekat seperti yang kalian saksikan. Sesungguhnya dunia telah berubah, asing, yang baik telah ditinggalkan dan semakin cepat berlalu. Hingga tak tersisa darinya kecuali seperti sisa air dalam bejana, kecuali kehidupan yang hina seperti tempat gembalaan yang tidak layak didiami.
Tidakkah kalian berpikir kebaikan tidak diamalkan sedangkan kebathilan tidak berhenti? 
Hendaklah seorang mu'min merasa senang bertemu dengan الله ! Dan sesungguhnya menurutku kematian tidak lain adalah kebahagiaan, dan hidup bersama orang-prang dzalim tidak lain adalah dosa " 

( Husain bin 'Ali)
Read More..

Rabu, 16 Oktober 2013

Allah Be With You Kaisa !!

Jadilah penyemangat bagi dirimu sendiri dan orang lain, sekalipun mereka tak pernah ada untukmu.... 

Jadilah penyejuk dan penerang bagi sekelilingmu, sekalipun mereka tak pernah ada menemani dalam gelapmu.... 

Tetap sayangi dan cintai mereka sekalipun mereka menyakitimu.... 

Jadikanlah dirimu bermanfa'at untuk ummat.... 

Cukuplah الله bagimu...


Saudariku, sesukar apapun perjalanan yang sedang engkau lalui, janganlah pernah mengeluh. Barsabar dan harapkanlah balasan di sisiNya ! Sungguh diammu akan membuatmu selamat sedangkan banyak berkumpul dengan manusia adalah sumber kehinaan !!!
Read More..

Jumat, 04 Oktober 2013

Akulah Wanita Bahagia


Akulah wanita yang berbahagia 

Karena aku begitu berharga 

Tak perlu berlomba berhias diri dan mengumbar pesona 

Cantikku adalah taqwa 

Bukan bergaya menggoda

Keindahanku adalah akhlak mulia bukan busana terbuka

Keistimewaanku adalah kelemah-lembutan 

Cantikku tak akan pudar 

Karena itulah aku berbahagia 

.........
Read More..

Rabu, 02 Oktober 2013

I'm Back

Bismillah.....
Lama gak nyoret-nyoret blog, jadi kangen. Sebenarnya banyak yang ingin ana tulis. Subhanallah beberapa bulan terakhir rasanya begitu banyak ibroh besar yang Allah berikan. Tapi entah kenapa disaat-saat seperti ini mood nulis malah menurun. Rasanya bosan juga kalau hampir seluruh postingan berisi sesuatu yang serius serasa jadi tipe melankolis. Jujur sebenarnya bosan juga kalau selalu hidup dengan keseriusan, tanpa tawa apalagi diusia yang masih sangat muda. Ajaib, sekarang malah seringnya candaan apalagi sejak jadi musyrifah sering ngumpul bareng anak-anak malah ngerasa baru remaja, hehe. 
Oh ya, sekedar info, akhir-akhir ini gak tau kenapa ana sangat senang dengar surah an nisa Syaikh Sa'ad al ghamidi. Apalagi pas pulang ngajar atau kuliah, dengar murattal beliau rasanya menghilangkan seluruh kepenatan. Btw,  sebenarnya ngerasa sih kalau postingan ini gak penting, gak mutu cuman kalau sekali-kali gak apa-apa kan? he...
 
Hmm, bingung mau nulis apa. Saking lelahnya jadi gak punya ide mau nulis apa. O ya, bagi saudari-saudari blogger dan ym ana yang berkunjung ke blog ini, semoga   الله  senantiasa mengistiqomahkan kalian. Kangen ukhti 'Aisyah Al Humairo ^^. Alhamdulillah  sekarang lagi menikmati skenario hidup yang indah. Melelahkan,itu pasti. Tapi dibawa enjoy aja. Hey, nikmati masa mudamu. Tidak perlu harus selalu berjuang bukan? ada suatu saat dimana bermain itu diperlukan selagi bukan dalam maksiat kenapa tidak? Ada sebuah nasehat dari kakak ana tersayang yang sukses membuat air mata ana jatuh dengan derasnya saat perjalanan menuju bandara sebulan yang lalu, "Jika kamu lelah, berjalanlah perlahan. Terserah orang lain mau berkata apa tatkala melihat ibadah kita yang biasa-biasa saja apalagi menurun dari yang sebelumnya selagi kita tidak bermaksiat kepada الله kenapa tidak untuk mencoba bersantai sejenak? karena sesungguhnya sifat manusia itu tidaklah selamanya kuat. Ada suatu saat dimana kita itu lemah bahkan sangat lemah. Lakukan seluruh amalan karena Allah sehingga ada atau tidaknya manusia yang melihat, kita akan terus berada dalam keta'atan. Dek, tahu tidak kenapa banyak penuntut ilmu yang futur? Kebanyakan karena rasa malu terhadap manusia lebih besar daripada rasa malunya terhadap الله dan tidak bernarnya niat, sehingga ketika ia sendiri dan jauh dari pandangan manusia, maka iapun malas untuk melakukan keta'atan".

Well, karena waktu sudah menunjukan puku 10:13 pm dan ana harus segera balik ke asrama untuk melihat bocah-bocah manjaku yang selalu nagih diceritain kisah tiap malam jadi nulisnya udah dulu yah.
 ^^ Barakallahu fiikum ^^
Read More..

Minggu, 23 Juni 2013

Dongkrak Semangat, Say No To Futur

Badan terasa lemas, aktivitas menyusut tak optimal, ibadah menurun drastis. Yah, Semua itu tidak lain malainkan karena rasa malas yang sedang membelenggu diri kita. Ada satu hal yang sering kali dilupakan oleh banyak orang sehingga menyebabkan ia tidak mampu memanage dirinya sendiri dengan baik yakni pengetahauan akan diri sendiri. Saudariku, ketahuilah ! Diri kita adalah milik kita dan kitalah yang mengendalikan, bukan orang lain !
So, mau BETE, futur ataupun semangat semua ada di tangan kita dan kita lah yang menentukan. Walapun beribu-ribu orang memberi kita motivasi untuk semangat akan tetapi jika diri kita tidak mengambil langkah tegas untuk bangkit, maka semua akan sia-sia. Maka ketika hati mulai tergerak untuk berubah dan bangkit dari keterjatuhan, segeralah menyeimbanginya dengan action. Tidak dengan harapan dan angan-angan. Ketahuailah, segala sesuatu itu memiliki titik jenuh. Demikian pula masa semangat yang membuat kita selalu aktif dan mudah melakuakan berbagai amal ibadah, dimana ada suatu saat kita akan berada pada titik jenuh. Namun akankah kita rela jika terus berada dalam belenggu kemalasan?? Simaklah perkataan dua Ulama – rahimahumallah – berikut ini :

“Setiap amal perbuatan mempunyai masa-masa semangat dan setiap ada masa semangat akan datang masa malas. Maka barangsiapa yang pada saat malasnya masih berada dalam koridor tuntunanku, sungguh ia telah mendapatkan petunjuk dan barang siapa pada saat malasnya keluar dari hal tersebut maka sungguh ia telah binasa” (Al Albani -rahimahullah- dalam kitab Dhilalil Jannah Fii Tahriijissunnah)
Ibnu Qayyim -rahimahullah- berkata (artinya) : “ Kemuliaan itu identik dengan hal-hal yang tidak menyenangkan, kebahagiaan itu tidak mungkin bisa diraih kecuali melalui jembatan kesukaran dan perjalanan untuk menggapainya tidaklah bisa ditempuh malainkan dengan menggunakan bahtera kesungguhan dan keseriusan”

Saudariku,, semoga Allah senantiasa merahmatimu... Jangan pernah engkau mengatakan bahwa engkau merupakan seorang perncari kemuliaan jika jalan sukar menuju kemuliaan tersebut enggan untuk engkau lalui....

 Wallahu a’lamu bish shawaab

Baca Juga  :
serf/>> rest a while<</ Saatnya Menata Hati
Read More..

Selasa, 18 Juni 2013

Rest A While

Tatkala letih itu datang dan engkau tak mampu lagi tuk melanjutkan perjalananmu, maka beristirahatlah sejenak. Janganlah mencoba tuk terus berjalan dan melanjutkan perjalanan panjangmu, karena sesungguhnya manusia itu tidaklah selamanya kuat ! Akan ada suatu waktu dimana ia akan lemah bahkan sangat lemah. Maka jika kepayahan itu datang, maka beristirahatlah sejenak. Nikmatilah setiap detik tarikan dan hembusan napasmu. Namun jangan sekali-kali mencoba tuk berbelok ataupun berbalik arah sebab itu akan menjauhkanmu dari tujuan bahkan boleh jadi akan membuat segala kepayahanmu selama ini akan berakhir sia-sia. Maka tetaplah di tempatmu dan beristirahatlah. Ingat ! Engakau masih harus terus melanjutkan perjalanan panjangmu sedangkan waktu akan segera usai. Maka tatkala kekuatanmu telah cukup dan kaki telah mampu tuk kembali menapak, berjalanlah…..
Lanjutkanlah perjalananmu….. Lanjutkanlah perjalananmu dengan hati, sebab perjalanan dengan hati akan lebih cepat sampai ke tujuan dibanding hanya sekedar berjalan dengan raga. Teruslah berjalan menuju tujuanmu dan janganlah menyerah. Sampai atau tidaknya engkau pada akhir jalan, yang terpenting ialah tatkala waktu perjalananmu telah usai engkau masih berada di atas jalan tersebut. Engkau masih terus bertahan walau dengan berbagai kepayahan yang engkau rasakan. Karena itulah jalan keselamatan...
Read More..

Jumat, 14 Juni 2013

Hamba Allah

Sungguh Allah memiliki hamba-hamba yang cerdas yang meninggalkan dunia karena takut fitnahnya
 Mereka mencermati dunia, dan setelah tahu kiranya dunia bukan tempat kehidupan (yang sejati)
Mereka menjadikanya bak gelombang dan menyiapkan amal shalih sebagai perahu menyeberanginya ( Imam Syafi’i -rahimahullahu Ta’ala- )
Read More..

Minggu, 09 Juni 2013

Ishbiry.....

Jadilah penyemangat bagi dirimu sendiri dan orang lain sekalipun mereka tak pernah ada untukmu... 

Jadilah penyejuk dan penerang bagi sekelilingmu sekalipun mereka tak pernah ada menemani dalam gelapmu...
 
Tetap sayangi dan cintai mereka sekalipun mereka menyakitimu...

Jadikanlah dirimu bermanfa’at untuk ummat

Cukupkanlah Allah bagimu...
Read More..

Kamis, 06 Juni 2013

Liburan Ke Pulau Indo

Liburan keluarga kali ini adalah ke pulau Indo. Selain karena sepi dan bebas jungkir balik semaunya di pantai, alasan memilih pulau Indo untuk wisata kali ini ialah karena suhunya yang sangat sejuk dan tidak panas walaupun di siang bolong. Tak ketinggalan pula pemandangan bawah lautnya yang begitu indah. Dalam keadaan air yang sedang pasangpun kita dapat melihat pemandangan bawah lautnya tanpa harus diving terlebih dahulu.
Bagi akhowat yang berniqob, tak perlu khawatir untuk membuka cadar sebab pulau ini cukup aman dari mata-mata ajnabi dikarenakan lokasinya yang tak berpenghuni dan tersedia tempat-tempat yang cukup tertutup. Subhanallah benar-benar pulau yang belum terjamah. Pulau ini juga dihiasi oleh bunga-bunga berwarna ungu yang indah serta pohon pinus. Bagi yang ingin menginap dan menikmati suasana sunset maupun sunrise pulau Indo tak perlu khawatir, sebab di pulau ini tersedia sebuah villa. Tempat ini juga sangat cocok bagi penggemar jet ski. Bagi yang ingin berwisata, tempat ini sangat pas buat Anda ^^ 

Lastly, liburan kali ini benar-benar puas dan menyenangkan ^^. Jarang-jarang kami sekeluarga bisa kumpul lagi seperti dulu. 

Berikut gambar pulau Indo yang berhasil ana ambil dari atas kapal



 
Read More..

Rabu, 05 Juni 2013

Hiduplah Untuk Hari Ini

Berpikir keras untuk membentuk masa depan sesuai dengan yang diinginkan sama saja dengan memutar bumi diatas kecepatan yang telah ditentukan Allah, dan itu mustahil. Kita cukup melakukan hal terbaik hari ini, maka biidznillah hari esok pun akan menjadi lebih baik pula. Bukankah siapa kita hari ini merupakan hasil dari rangkaian perbuatan kita dimasa lalu? Sukses maupun terpuruknya kita pada hari ini merupakan dampak dari apa yang kita perbuat dihari kemarin. Demikian pula, siapa kita di hari yang akan datang, merupakan akumulasi dari apa yang kita lakukan sekarang.

Sukses, maupun bangkrutnya kita pada hari esok merupakan hasil dari apa yang telah kita perbuat pada hari ini. Maka pergunakanlah hari ini dengan sebaik mungkin. Ketahuilah! Masih adanya kita di dunia pada hari ini merupakan anugerah karena itu berarti Allah masih memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki diri agar kehidupan esok jauh lebih baik dari hari ini. Semangat!
Read More..

Minggu, 02 Juni 2013

Tersenyumlah dan Yakin Bahwa Hari Esok Akan Jauh Lebih Baik

Sejam yang lalu salah seorang saudari ana mengeluhkan kisah hidupnya dan berkata, “Mengapa ana tidak semangat dalam hari-hari ana ukh?”. Mungkin pertanyaan itu juga sempat terlintas dibenak Anda. Bahkan sebagian yang lain merasa bahwa hari-harinya terasa begitu membosankan. Itu wajar. Itu manusiawi. Hidup bagai ombak yang terkadang pasak dan terkadang surut. Namun kita mempunyai kesempatan untuk meminimalisir rasa bad mood maupun rasa tidak mengenakan lainnya dalam hidup kita. Caranya ???

Mulailah dengan pikiran-pikiran positif. Berikut sedikit tips agar hari-hari Anda berwarna dan menjadikan Anda lebih bersemangat menjalankan aktivitas. ^ ^

Sebelum tidur bacalah do’a tidur :
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوت
BismikaAllahumma ahya wa amutu
Artinya :
Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati.
Dan tatkala Anda hendak memejamkan mata, tersenyumlah! Yakin bahwa hari esok akan jauh lebih baik dari hari ini. Insya Allah dengan sugesti yang positif maka hari esok pun akan jauh lebih baik dari hari kemarin. Tatkala bangun tidur, jangan lupa membaca do’a bangun tidur :
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur
Artinya :
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit

Kemudian tersenyumlah. Bersyukur karena Allah masih memberikan hari ini untuk Anda lalui, sebuah kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. Jangan lupa untuk sering tersenyum dan mengucapkan salam kepada kawan-kawan yang Anda kenal. Jauhkan pikiran Anda dari hal-hal negatif yang akan merusak kebaikan pada hari tersebut. Sebab suasana hati yang baik dan bersemangat akan menjadikan pekerjaan kita lebih baik. Ingatlah tatkala Anda menghadapi sesuatu yang tidak begitu mudah, janganlah langsung berputus asa! Namun katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat dan Anda mampu. Ucapkanlah hal tersebut berulang kali dan tanamkan sikap percaya diri Anda. Sesungguhnya keyakinan akan kemampuan diri akan menolong Anda untuk melakukan sesuatu lebih baik. Sesulit apapun masalah yang Anda hadapi akan terasa mudah bila Anda mampu meyakinkan diri bahwa Anda mampu mengatasinya.

Intinya, pikiran-pikiran positif akan mempengaruhi hari-hari Anda agar lebih bersemangat dan menjadikan hidup lebih baik dalam meraih kesuksesan.
Don't forget to keep smiling and always be happy guyssss ^ ^

Wallahu a'lamu bish shawaab
Read More..

Minggu, 19 Mei 2013

Status Terlarang

Ketahuilah bahwasanya salah satu perkara yang akan menjatuhkan kita kejurang perzinahan adalah  " pacaran". Padahal Allah Ta'ala berfirman yang artinya : “Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32).
Saudariku.... zina bukan saja engkau berhubungan suami istri, namun pandanganmu kepada yang bukan mahram adalah zina. Ingatkah engkau hadits ini...
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang artinya :

"Telah ditulis bagi setiap bani Adam, bagian dari zina. Pasti dia akan melakukannya. Kedua mata, zinanya adalah memandang. Kedua telinga, zinanya adalah mendengar. Lidah (lisan), zinanya adalah berbicara. Tangan, zinanya adalah memegang. Kaki, zinanya melangkah sementara. Qalbu berkeinginan dan berangan-angan maka kemaluanlah yg membenarkan (merealisasikan) hal itu atau mendustakannya." (HR. Al- Bukhori [5889] dari Ibnu Abbas dan Muslim [2657]) 

Wahai saudariku...

Tinggalkanlah status terlarang dan gapailah kemuliaan...

Jika engkau benar-benar mencintai seorang pemuda, mengagumi keshalihan dan ketampanannya, maka tahanlah... Simpan dan diamlah. Karena diammu adalah bukti cintamu kepadanya. Diammu akan menyelamatkannya dari kotoran hati.

Sebagaimana dirimu wahai saudariku fillah, bagaimanakah perasaanmu tatkala mengetahui ada seorang pemuda yang tertarik kepadamu? atau secara terang-terangan menyatakan ketertarikannya kepadamu? Engkau yang tadinya tidak menyimpan perasaan apapun mungkin saja akan berbunga-bunga. Apalagi jika ternyata sang pemuda memiliki rupa yang tampan. Padahal, pemuda yang shalih , benar-benar berilmu dan mengamalkan ilmunya dengan benar, maka ia tidaklah mencari dan mendekati pintu zina yang akan mengotori hati dan jiwanya.

Jika ia benar-benar mencintaimu, maka lelaki shalih akan diam. Karena diamnya adalah bukti cintanya yang sesunguhnya. Sebab ia tak ingin mengotori hati wanita yang kelak akan dijadikan pendamping hidup dan permaisuri hatinya.

***
Read More..

Kamis, 25 April 2013

Petuah

Imam Asy Syafi'i -rahimahullah- berkata ( yang artinya ) :
" Barangsiapa yang ingin Allah membukakan hatinya atau meneranginya, maka hendaklah ia berkhalwat (menyendiri), sedikit makan, meninggalkan pergaulan dengan orang-orang bodoh,
dan membenci ahli ilmu yang tidak memiliki inshaf (sikap objektif) dan adab".

( Muqaddimah Al Majmu' Syarh Muhadzdzab )
Read More..

Rabu, 24 April 2013

Coretan Hati

Jikalau segumpal daging telah rusak, sementara keridhaan dari Sang Pemilik Hati telah tiada,, maka masikah mampu bibir ini tuk tersenyum manis??
Sungguh tak mampu lagi diri ini tertawa setelah menyadari betapa hinanya diri ini di hadapan Sang Raja....
Read More..

Selasa, 26 Februari 2013

Tanpa Judul

Tatkala para penduduk bumi menjadikan dunia sebagai penyemangat perjalanan, maka engkau.... Jadikanlah akhirat sebagai penyemangat dalam perjalananmu. Kini dunia terasa asing...
Hampa .... Bagai hidup di negeri yang serba asing. Sunnah telah ditinggalkan sedangkan sunni bagai intan yang begitu langka. Dimanakah para penegak al haq?? Dimanakah para perindu surga?? Dimankah kalian wahai al-ghuraba??
Read More..

Rabu, 29 Agustus 2012

Fighting !!

Teruslah berusaha dan janganlah menyerah...
Sesungguhnya Allah tidaklah
melihat seberapa baik hasil usahamu
Namun yang Allah lihat ialah seberapa besarkah usaha dan kesungguhanmu untuk mendapatkan hasil terbaik...
Read More..

Jumat, 24 Agustus 2012

Mutiara Hikmah

Fudhail bin 'Iyadh rahimahullahu ta'ala berkata, "Bila kamu mampu menjadi orang yang tidak dikenal, maka lakukanlah. Sebab apa kerugianmu bila tidak dikenal?
Apa kerugianmu bila tidak dipuji? Dan apa kerugianmu bila kamu menjadi orang yang tercela di hadapan manusia, tetapi terpuji di hadapan Allah subhana wa ta'ala?"
Read More..

Selasa, 14 Agustus 2012

Saatnya Menata Hati

Dikala kita merasa kehidupan tidak sebagaimana yang kita harapkan maka sadarlah, bahwa apa yang berdampak pada diri kita tidaklah luput dari balasan dari apa yang telah kita perbuat. Baik maupun buruk apa yang kita alami merupakan hasil dari apa yang telah kita perbuat. Begitu banyak orang yang merasa bahwa dunia serasa kiamat tatkala sedang menghadapi suatu permasalahan yang dianggap besar. Padahal tanjakan dalam hidup bukanlah akhir dari perjalanan.

Jika kita renungi, sebenarnya besar maupun kecil masalah yang kita hadapi tergantung bagaimana sudut pandang dan cara kita dalam menyikapinya. Misal, tatkala kita mengambil sesendok bubuk brotowali kemudian kita masukan ke dalam mulut kita, apa yang akan kita rasakan? Tentu saja rasa pahit yang sangat. Lalu, apabila kita mengambil sesendok bubuk brotowali tersebut kemulian kita masukan ke dalam segelas air lalu kita meminumnya, apa yang akan kita rasakan? Tentu saja rasa yang masih pahit walaupun tidak sepahit yang pertama. Namun, apabila kita menumpahkan sebungkus bubuk brotowali dan mencampurkannya ke dalam sebuah telaga kemudian kita meneguk air tersebut, apa yang akan kita rasakan? Apakah masih akan terasa pahit? Tentu saja yang terasa hanyalah rasa segar air telaga yang tidak menyisakan rasa pahit bubuk brotowali tersebut. Demikianlah kita terhadap masalah kita. Bubuk brotowali tersebut merupakan pahitnya masalah kehidupan yang kita hadapi. Sedangkan wadah air tersebut merupakan hati kita. Tatkala hati kita tidak sehat dan sempit maka kita akan sangat sulit untuk menerima keadaan dan masalah yang sedang kita hadapi. Sebagaimana tatkala kita memasukan sesendok bubuk brotowali ke dalam segelas air. Namun tatkala kondisi hati kita sehat dan luas bak samudera, maka sebesar apapun masalah yang datang akan terlihat mudah yang dapat dijadikan pelajaran dalam hidup.

Wahai saudariku.... tatkala engkau merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang dapat engkau lakukan untuk mengatasinya. Perbaikilah hatimu. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan tersebut. Ketahuilah ! Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Qalbumu adalah tempat dimana engkau menampung segalanya. Maka janganlah engkau menjadikan hatimu sempit tanpa ruang! Jangan pula menjadikannya seperti gelas ! Namun jadikanlah hatimu laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan mengubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.

Yah, itulah hidup. Akan selalu dibumbui oleh beragam masalah. Namun, pandanglah masalah tersebut sebagai tantangan, bukan sebagai hambatan. Masalah adalah hakikat diri dan motivasi. Sebab masalahlah yang akan membuat kita berkembang. Bayangkan saja jika tidak ada masalah dalam hidup kita, maka bagaimana kita akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh? Bahkan boleh jadi kita akan tumbuh sebagai sosok yang acu tak acuh dan tidak memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial kita. Oleh sebab itu, pandanglah masalah sebagai tantangan. Tantangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik menuju kehidupan yang lebih baik.

Wallahu a'lamu bish shawaab
Read More..

Jadilah yang Asing

Ibnu Mas'ud radhillahu ta'ala 'anhu berkata: “Jadilah kalian sebagai sumber mata air ilmu, lampu-lampu (cahaya) petunjuk, yang menetap di rumah-rumah, pelita di waktu malam yang hatinya selalu baru, dan yang kusut pakaiannya. (Jadilah kalian)
orang yang dikenal oleh penduduk langit, tetapi tersembunyi dari penduduk bumi.”
Read More..

About Me

Foto Saya
Akhwat's Note
Just an ordinary girl...
Lihat profil lengkapku