topbella

Jumat, 06 Desember 2013

Miss U My Beloved Sister

Huft, akhirnya hal yang sangat ku khawatirkan terjadi sudah. Entah mengapa setelah berbicara dengannya serasa badan menjadi lemas.
Kalau bukan desakan orang yang telah melahirkanku di dunia ini, tentu aku tak akan menghubunginya. Bukan karena tak ingin, namun karena ketidaksiapanku. Entahlah, dengan sangat terpaksa akhirnya kuberanikan diri menekan tombol call setelah mencoba menenangkan diri sejenak dengan lantunan murottal. Akhirnya terdengarlah suara itu. Suara yang aku rindukan. Baguslah, karena tak ada yang berubah dari keluarga itu. Selalu bisa menenangkan hati.
Belum cukup 3 menit berbicara, orang di ujung sana mengatakan sesuatu yang membuatku sangat bersedih. Berduka dengan kondisi diri yang terjebak. Sungguh sangat ingin ku katakan apa yang sebenarnya tersimpan di hati. Sangat ingin mengeluarkan seluruh apa yang selama ini tersimpan. Akhirnya tanpa ia ketahui pertahananku jebol. Air mata itu tak bisa untuk tak keluar. Setidaknya dengan itu akhirnya aku dapat mengeluarkan seluruh isi hati, walau hanya dengan air mata. Ah, kuingin beliau tahu bahwa aku sangat merindukannya. Dan kuingin beliau tahu bahwa ia dan keluarganya sering kubawa dalam setiap sujudku. Mengapa terlalu menyakitkan? Seolah terjebak dalam sebuah pilihan. Namun satu hal yang sangat ingin ku katakan yaa Ummu Fulan, bahwa Aku Masih Seperti yang Dulu dan Tak Berubah !! 

 Raha, 19 Ramadhan 2012

0 ulasan :

Posting Komentar

About Me

Foto Saya
Akhwat's Note
Just an ordinary girl...
Lihat profil lengkapku